Berubah di Tahun 2016

“Kullun muyassarun lima khuliqa lah” demikianlah pepatah arab mengatakan, “Segala sesuatu akan dimudahkan untuk apa yang ia diciptakan untuknya”. Inilah yang disebut passion. Dikutip dari buku My Life My Adventure karya Ahmad Rifa’i Rif’an.

Dikala senggang, galau atapun banyak problema yang menghadapi, aku membaca buku motivasi karya beliau. Buku yang sudah aku beli bulan November 2013 ini memberikanku makna syukur yang sebenarnya karena “Jiwa yang syukur membuat orang miskin serasa kaya sedunia. Jiwa yang kufur menjadikan orang kaya serasa paling miskin sedunia. Kayanya jiwa, membuat orang kaya jadi dermawan, menjadikan orang miskin tekun bekerja dalam kesabaran”.

Alhamdulillah, tahun 2015 kemarin adalah tahun penuh berkah.

Banyak yang sudah terlewati, mulai dari bekerja di maskapai domestik sampai hijrah ke bank. Dari lubuk hati terdalam, bekerja di maskapai sebagai frontliner sungguh menyenangkan. Bisa berkunjung ke berbagai daerah di indonesia adalah hal yang sangat jarang dan tidak semua orang dapat merasakannya. Karena satu dan lain hal, saya memutuskan untuk berhenti sejenak dan bergabung ke salah satu bank. Dan aku berusaha keluar dari jeratan riba, karena aku menyadari bahwa pendapatan yang aku dapatkan sekarang berasal dari riba. Semoga Allah memberikan rejeki yang terbaik untuku.

2015 adalah tahun pendewasaan untuku, mungkin juga untuk kalian.

Lalu apa resolusi 2016 agar menjadi lebih baik?. Ingin jadi lebih sukses, semua orang tentunya ingin menjadi lebih sukses. Tapi apakah sukses itu dilihat dari materi?, tidak juga. Banyak hal yang mempengaruhi kesuksesan tergantung dari sudut pandang orang tersebut. Saya setuju dengan Ahmad Rifa’i Rif’an tentang definisi Sukses Sejati.

“Kesuksesan atau keberhasilan seseorang bukan dilihat dari jumlah tabungan di rekeningnya, tapi dilihat dari jumlah yang ia donasikan. Bukan dari mewahnya rumah yang berhasil dibangunnya, tetapi berapa dari jumlah pesantren dan madrasah yang dibangunnya. Bukan dari berapa jumlah karyawannya, tapi dari jumlah anak yatim yang dinaunginya.”

Bagiku, saatnya sekarang merubah resolusi di tahun 2016 yang bersifat duniawi. Semoga kita semua dibimbing Allah SWT menjadi manusia yang sukses sejati. Yang hartanya berkah, ilmunya bermanfaat, keluarganya penuh rahmat, akhiratnya menikmati surga dan rida dari-Nya. Amin.