Rakik Maco khas Padang

Em.. A.. C.. H.. O.. O.. o.. o.., hahahaah ketauan nih lahir tahun berapa.

Terimakasih loh Uni, ternyata kamu masih ingat kami sekeluarga yang ada di Bandung ini ya. Makasih bingkisannya. Kakak Ipar mengirimkan berbagai macam makanan dan bahan makanan untuk dikonsumsi awal ramadhan ini, ada dendeng & rendang kering, tepung-tepungan, bawang goreng dan kudapan-kudapan yang belum pernah kami coba sebelumnya. Salah satu kudapan yang mencuri perhatianku adalah rempeyek Sumatera Barat yang biasa disebut Rakik.

Dari dulu, aku sangat mencintai makanan-makanan yang berasal dari Sumatera seperti Sate Padang, Pempek, Burgo/Lakso, Ayam Tangkap dan masih banyak lagi. Di tiap provinsi yang ada di Sumatera, kita dapat mencicipi semua jenis makanan yang berbeda-beda. Menurutku, Indonesia adalah surganya kuliner.

Beberapa bulan yang lalu ketika berkunjung ke Padang, aku lupa membeli ini kudapan ini. Aku menyempatkan diri untuk membeli dendeng batokok, kripik balado Christine Hakim dan jalan-jalan ke Jalan Diponegoro-Padang untuk mencicipi Sate Itjap yang sangat luar biasa nikmatnya.

Continue reading “Rakik Maco khas Padang”

Advertisements

Selfie di kuburan / pemakaman umum pantaskah?

Menjelang bulan ramadhan yang penuh berkah ini, semua orang berduyun-duyun mengungjungi / ziarah kubur untuk sanak keluarga mereka yang telah lebih dahulu berada di liang lahat. Istri, suami, menantu, anak, sepupu, bahkan cucu mengunjungi pemakaman keluarga mereka dengan tujuan membersihkan makam, mendoakannya dan berharap agar yang telah mendahuluinya diberikan kemudahan di alam sana.

Disini aku tegaskan, tidak melarang seseorang untuk bertindak sesuka hatinya. Your own world is yours. Tapi tindakan yang telah kamu lakukan dan sudah kamu share di Path, Instagram & Facebook adalah sesuatu yang cukup menganggu.

Apakah pantas selfie di depan nisan orang yang sudah meninggal dunia, terlebih dengan hastag yang menurutku nggak cocok sama sekali. #hootd #tocremeterywithstyle #selfiethursday #sayangmamahselalu. Amboooiii ampuni aku ya Tuhan, bukan maksudku untuk nyinyir tapi gak gak gak kuat bibir ini ingin komentar.

Continue reading “Selfie di kuburan / pemakaman umum pantaskah?”

Kenapa ijazah ditahan HRD / Recruitment Team?

I found myself creative at public area such as train station and dunkin donuts no kidding at all.

Sendiri terdiam di bangku ini dengan charger yang terus menempel pada smartphone, aku penat, bosan. Kereta yang akan aku tumpangi dari Gambir ke Bandung pukul 18:15, dan masih ada waktu sekitar 2 jam lagi sebelum keberangkatan.

Tempat yang paling tepat untuk menunggu di stasiun Gambir adalah Dunkin Donuts. Bukan promosi ya, aku memilih tempat ini bukan semata-mata ada smoking room nya tapi tempat ini tidak begitu ramai,power source tersedia dan ac-nya cukup dingin. Ya maklum, orang Bandung nggak bisa jauh jauh dari udara dingin kan ya?.

And the story begin (sound effect kemacetan Jakarta & air di bundaran HI yang tidak keluar airnya)

Sekitar pukul 1 siang aku berkunjung ke kantor pusat bank tercinta yang ada di Sudirman, tempat aku telah berjanji melakukan yang terbaik demi kemajuan perusahaan. Pada awalnya ditempatkan di Jakarta, setelah 6 bulan dipindahkan ke domisili sesuai ktp. Mungkin berkarir di bank adalah hal yang menyenangkan, pikirku dulu. Tapi semua palsu dan tidak sesuai harapan. Apa daya karena beberapa hal, aku mengundurkan diri. Continue reading “Kenapa ijazah ditahan HRD / Recruitment Team?”