56 days in Pare-Kediri – Day 17: Short trip to Sarangan Magetan

Malam kemarin aku bisa merasakan hujan setelah sekian lama di kampung inggris Pare-Kediri. Cuaca yang biasanya panas dan membakar kulit, tiba-tiba saja berubah menjadi sejuk dan menegarkan. Tetesan air membasahi bumi, merubah debu menjadi lumpur. Aku berlari-lari kecil menembus hujan bersama temanku yang baru aku kenal seminggu ini, namanya Danar. Dia baru saja lulus kuliah dan memutuskan untuk belajar di kampung inggris ini, awalnya aku pikir dia anak yang angkuh karena dia tidak mau berbicara kepada orang lain. Ternyata tidak demikian, dia akan membuka diri apabila orang lain mengawali pembicaraan dan orang tersebut bisa membuatknya nyaman, Introvert. Hari selanjutnya, pasti nempel terus. Huh…

“You’re rich boy, why you ended up here?”, aku bertanya kepadanya.

“Dunno, i’m enjoy solitudeness & wanna leave the drama behind”.

Banyak alasan untuk datang ke kampung inggris ini, alasan klasik ‘memperdalam bahasa inggris’ adalah cara yang selalu dikatakan untuk menutupi sesuatu. Kebanyakan kita yang ada disini adalah orang-orang yang pernah mengalami kegagalan sebelumnya, kegagalan masuk universitas ternama, kegagalan mendapatkan karir, kegagalan jodoh dan kegagalan-kegagalan lainnya. I know that we were born to be a winner, but if you failed?, what would you do?.

“Take a rest, not quit and never give up”, aku memberikan saran pada Danar.

“Hahaha, absolutelly true. Nice to know you dude, I felt something when I talked with you”.

“Excuse me?!”, mulai curiga.

“Y’know, when you’re in class and talk to other people. It seems, they were happy talked with you”

“Don’t flatter me”, aku membalasnya.

Danar sudah mulai terbuka kepadaku, menceritakan alasan sebenarnya datang ke Pare-Kediri dan menceritakan kondisi keluarganya sekarang. Satu hal yang aku pelajari adalah pergi ke kampung inggris pare-kediri adalah sebuah pelarian halal, apapun alasanmu pergi kemari dapat memberikan sejenak rasa tenang dan mengurangi rasa penat.

Malam harinya, Danar mengajaku untuk pergi ke Magetan tempat orang tuanya tinggal. Hanya berdua saja, kami berangkat dari Pare-Kediri pukul 10 malam. Sebenarnya dia ingin sekali menunjukan pemandangan indah dari Pare via Ponorogo, tapi karena sudah malam aku harus menemaninya supaya tidak mengantuk selama perjalanan. Sekitar jam 2 pagi, di udara yang sangat dingin ini kami tiba Magetan tepatnya di daerah Sarangan.

Rumah Danar mirip villa, sangat besar namun sangat sepi ini. Aku bisa menebak, mungkin hanya ada sedikit orang disana. Setibanya disana, beberapa pelayan menghampiri Danar dan men ndoro-ndoro kan-nya. Karena aku tidak paham bahasa Jawa, aku hanya tersenyum kemudian dipersilahkan untuk tidur di salah satu kamar yang ada dirumah ini. Oh god i love this fancy room.

telaga sarangan - magetan
telaga sarangan – magetan

Pagi harinya saat semua orang masih sibuk dengan pekerjaannya masing-masing, aku diajaknya pergi ke Telaga Sarangan atau Telaga Pasir. Telaga ini terletak di kaki gunung Lawu. Ketika melihat air yang sangat banyak seperti ini mengingatkanku dengan Situ Patengan-Pangalengan, udara yang dingin membuatku rileks.

Pohon pinus menghiasi sekitar Telaga sarangan ini dan banyak penjual makanan, sate kelinci dan penjual buah-buahan menghiasi trotoar sekitar Telaga. Tidak jauh dari Telaga Sarangan, berdiri sebuah kafe dengan pemandangan yang menakjubkan. Pondok Kafe ini menghadap Gunung Lawu, suasana damai dan tentram terasa disini.

I’m lucky to be here. I feels relax but my friend can’t stop talking about his problem. Gezz. I hope, everyone who talked with me lose their pain.

Advertisements

4 Replies to “56 days in Pare-Kediri – Day 17: Short trip to Sarangan Magetan”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s