Pre – Journey to 56 days in Pare-Kediri: Memilih Camp.

Menghitung hari menuju perantauan hits yang hanya dua bulan aja, haha. Packing sudah selesai & jangan sampai perlengkapan perang ada yang tertinggal, tujuannya menghindari beli ini-itu disana. Dari dalam sanubari kalbu saldo rekening yang makin menipis, aku harus bisa bertahan di Pare Kediri selama 2 bulan lebih dengan uang hanya 1 juta saja. Inimah gembel & cari mati!, gak apa-apalah freelance nyuci piring di AW yang penting bisa makan gratis *AW Aduhai Warteg.

Dari beberapa posting yang aku baca, konon biaya hidup disana cukup murah. Tapi nggak tau ya.. apakah itu sebagai bentuk pemikat atau memang disana murah. Yang jelas harus siap dengan kondisi terburuk dan berusaha konsisten hanya 1 juta saja selama dua bulan.

Hal pertama yang aku putuskan adalah melihat kalender akademik di sini

Kalender-akademik-lc-kampung-inggris
kalender akademik kampung inggris Pare-Kediri 2016

Aku memutuskan untuk mulai di 25 Juli 2016 – 16 September 2016. Oke sebetulnya aku ingin di sini lebih dari 2 bulan, tapi mengingat aku masih menunggu panggilan pekerjaan yang baru maka aku putuskan hanya sampai bulan september saja. Lalu, bagaimana tempat tinggal favorit disana. Menurut analisa saya 😀 kalau ingin belajar saja & fokus untuk toefl misalnya, lebih baik nge-kost di rumah warga. Kalau aku sih ogah nge-kost di rumah warga karena belajar english tidak hanya sebatas toefl aja, walaupun written itu penting tapi kalau tidak dengan meningkatkan percaya diri dengan speaking ya buat apa.

Aku putuskan untuk mengambil program insentif untuk 2 bulan. Sebenarnya ada banyak program insentif yang tersedia di Language Centre Pare-Kediri dari 2 minggu sampai 4 bulan, insentive biasa (camp only) sampai paket manja full service (camp+makan+laundry). Lalu kenapa aku putuskan 2 bulan?, simple, nggak kecepetan & nggak kelamaan. Yang membuat aku nganga ampe netes-netes tuh all camp 24 hours in English, wow satu-satunya di Indonesia. Ya semoga otak yang aku punya nggak gesrek disana &  bisa nangkep pelajaran bahasa dengan lancar.

Apa yang paling aku khawatirkan ketika ikut program improvement bahasa adalah beberapa lembaga pendidikan Selalu Ngulang Pelajarannya Dari Awal Lagi, kan bete setuju nggak?. Contohnya seperti ini, kita ikut kursus yang agak mahal tapi kok pelajarannya itu lagi – itu lagi, ngulang mulu & nggak ada kemajuan. Tapi setelah aku daftar di sini aku mendapat sms dari mereka untuk placement tes sehari sebelum camp dimulai.

Kata mereka nggak usah khawatir, nanti belajar bersama konco-konco yang se-level. Semoga ada mba-mba eye-candy biar gak bosen disana, haha. Lebih lengkap tentang placement test.

Lahlu seperti apa sih kegiatan camp & belajar mengajar disana?. Seperti inih:

Camp Pagi :

checklist logo clipart 04.30: Sholat Shubuh Berjama’ah *mungkin ada yang bangunin kita, ngebayangin yang bangunin solat subuh tuh seperti sipir penjara. Solat siah!, Hudang!, Hudang!.

checklist logo clipart 04.50: Morning Vocabulary, checklist logo clipart 05.00: Chatting (1x/2minggu), checklist logo clipart 06.00: Mandi & Breakfast

Main Class :

checklist logo clipart 07.00: Grammar, checklist logo clipart 08.30: Speaking, checklist logo clipart 10.15: Grammar for speaking

checklist logo clipart 11.45: Sholat Dhuhur – Lunch – Istirahat – Daily Conversation in Camp, checklist logo clipart 15.30: Pronunciatin for Speaking, checklist logo clipart 17.00: Rest

Camp Malam :

checklist logo clipart 17.30: Jama’ah Maghrib, checklist logo clipart 18.00: Dinner & Jama’ah Isya’, checklist logo clipart 19.30: Checking Vocabulary, checklist logo clipart 19.45: Night Expression-Listening, checklist logo clipart 21.00 : Sleep

Islamic center banget nggak sih?. Penjelasan di atas adalah timetable yang ada di website resminya. Dan tidak dijelaskan secara rinci apakah kegiatan dari senin-jumat atau senin-minggu. Kalau senin-minggu kemungkinan no kongkow time soalnya padet banget skejulnya, lebih padet dari skejul pemotretan Bella Sophie *apa ini?.

Nggak sabar pengen ke Pare, eh tapi nanti mau mampir Madiun dulu ya. Mau makan pecel & ngupi-ngupi hemat.

Advertisements

4 Replies to “Pre – Journey to 56 days in Pare-Kediri: Memilih Camp.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s