Selfie di kuburan / pemakaman umum pantaskah?

Menjelang bulan ramadhan yang penuh berkah ini, semua orang berduyun-duyun mengungjungi / ziarah kubur untuk sanak keluarga mereka yang telah lebih dahulu berada di liang lahat. Istri, suami, menantu, anak, sepupu, bahkan cucu mengunjungi pemakaman keluarga mereka dengan tujuan membersihkan makam, mendoakannya dan berharap agar yang telah mendahuluinya diberikan kemudahan di alam sana.

Disini aku tegaskan, tidak melarang seseorang untuk bertindak sesuka hatinya. Your own world is yours. Tapi tindakan yang telah kamu lakukan dan sudah kamu share di Path, Instagram & Facebook adalah sesuatu yang cukup menganggu.

Apakah pantas selfie di depan nisan orang yang sudah meninggal dunia, terlebih dengan hastag yang menurutku nggak cocok sama sekali. #hootd #tocremeterywithstyle #selfiethursday #sayangmamahselalu. Amboooiii ampuni aku ya Tuhan, bukan maksudku untuk nyinyir tapi gak gak gak kuat bibir ini ingin komentar.

A cemetery or graveyard is a place where the remains of deceased people are buried or otherwise interred.

Bagi beberapa orang sepeti aku, ziarah dilakukan dengan tenang, khidmat dan tidak aneh-aneh. Tujuan ziarah agar peziarah dapat mengambil manfaat dengan mengingat mati dan orang yang mati, kemudian mayit mendapatan kebaikan dengan perbuatan baik, salam untuknya, mendapatkan doa dan permohonan ampunan.

Aku tidak mengusik orang-orang dengan prinsip freedom of expression, tapi alangkah baiknya agar lebih berhati-hati apabila ingin melakukan sesuatu yang nantinya akan diunggah ke sosial media. Contohnya dalam kasus ini, Selfie di kuburan atau pemakaman umum (bagian ini hiperbola 😀 ).

Wajah sedih *cekrek.

Kemudian baca surat Yaasin, entah dia baca tulisan arabnya atau tulisan latinnya.

10 menit kemudian *cekrek, buku Yaasin nya.

Lalu kipas-kipas karena kepanasan di makam.

Akhirnya membaca doa untuk almarhum selesai, tiba saatnya memberitahukan dunia kalau ia sudah ziarah.

Si mba Selfiewati mengunggah fotonya dengan outfit ala-ala hijaber, wajah nya dibuat sayu dengan mata yang tertutup dan wajah yang menghadap batu nisan. Semua masuk ke dalam satu frame, ditambah efek2 beauty plus supaya kulitnya glowing & hastag yang cukup kreatif #hootd #tocremeterywithstyle #selfiethursday #sayangmamahselalu. Kemudian ia bersama sanak keluarganya pulang meninggalkan pemakaman.

Sudah lima jam berlalu sejak si mba Selfiewati posting, tapi tidak ada yang kasih like atau komentar. Pasti hati si mba Selfiewati akan hancur, kemudian teriak “My life is oveeerrr” terdengar sampai Pluto.

Sudah bisa ditebak, mengapa tidak ada yang memberi komentar. Pasti bingung mau komentar apa dan pasti bertanya tanya “kenapa sih selfie makam?”.

Entah apa yang ada di benak si mba Selfiewati, aku hanya bisa menerka-nerka sambil senyum cekikikan. Kita ambil postifnya saja, kenapa ia selfie di makam? mungkin itu cara dia menunjukan kondisi keluarganya kepada orang lain, menunjukan rasa sayang kepada almarhum atau cara dia menunjukan rasa peduli kepada kebersihan makam.

Leave your phone and enjoy the moment with your family. Chit-chat, share the laugh & love, joy, even pain.

Advertisements

9 Replies to “Selfie di kuburan / pemakaman umum pantaskah?”

  1. Plis banget itu hestek nya, dan plis banget itu lokasinya.

    Eh, plis banget juga, dia udah keren2 gada yang like-komen. Dia pasti langsung murung huahahaha.

    Like

  2. Semoga kita dijauhkan dari sifat dan perbuatan yang seperti ini ya. Mungkin si mbak itu memang sedang butuh perhatian sampai harus “ngemis2” perhatian lewat media sosial *halah, aku ikutan nyinyir juga 😅

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s