Ingin tinggal di Pare – Kediri

Just close your eyes and enjoy the roller coaster, that is LIFE

Setelah penantian panjang akhirnya aku mendapatkan email kepastian nasib untuk bekerja di Dubai. Tetapi, Date of Join nya bulan Oktober. 😦

Informasi yang didapat dari grup facebook yang terdiri wannabe-wannabe yang ada di berbagai negara di dunia, ternyata penempatan di Dubai bisa saja mundur apabila kelas untuk pelatihan penuh. Aku pernah membaca tulisan ichikun25 dari Osaka, betapa ia harus bersabar menunggu selama 8 bulan untuk diberangkatkan kesana. He said, such a waiting game with those on-hold e mails. Bagaimana kondisi kejiwaan seseorang yang sudah diterima bekerja namun harus menunggu sampai waktu yang tidak ditentukan?, pastinya galau dong!. Yang terburuk apabila dia dalam kondisi sedang bekerja sekarang, pasti tidak ada hasrat dan konsentrasi berkurang. Maklumlah, karena pikiran dan hatinya sudah ingin menginjakan kaki untuk berkarir di padang pasir.

The first step towards getting somewhere is to decide that you are not going to stay where you are

Dari bulan Juni sampai Oktober mau kemana & ‘ngapain ya?, ini adalah pertanyaan yang selalu muncul beberapa hari ini.
Dengan kondisi sekarang yang sudah resign dari bank, harus menghemat keuangan pribadi, namun ingin melakukan sesuatu yang belum pernah terkabul sejak jaman kuliah, yaitu: Tinggal Di Sebuah Kota Tanpa Ada Saudara Atau Teman Disana.

Ide yang sedikit memang gila keluar begitu saja dari kepalaku. Dengan IQ yang pas-pas an ini, ilham itu turun dari langit ketika melihat binder kuliah dengan judul yang alay maksimal “Plans in my future”. (fyi bindernya juara banget dah. Ada stikernya Avenged Sevenfold & Foo Fighters, cadas berdarah dengan tulisan stabilo ijo nge-jreng, tapi belakangnya artikel Mariah Carey-Charmbracelet)

Dari sekian banyak poin yang belum terwujud adalah tinggal selama beberapa bulan di sebuah kota tanpa ada teman atau saudara disana. Sanak saudara dari ayah dan ibu menyebar di beberapa kota di indonesia bahkan sampai Wamena. Berhubung aku ingin mengejar ambisi yang belum tercapai untuk beberapa bulan saja, aku tetapkan hanya akan tinggal di pulau Jawa saja.

Tapi dimana?. Aku tidak memilih Jawa Barat, Tengah ataupun Yogyakarta untuk alasan menghindari saudara lebih mandiri.

Mmmhh… Baiklah Jawa Timur, tapi dimana?.

Yang religious seperti kota Jombang dan Gresik, metropolitan seperti Surabaya, yang pantainya indah seperti Pacitan dan Banyuwangi ataukah Kediri dan Malang yang udara sejuk seperti Bandung.

Sepertinya aku akan memilih kota dengan udara yang sejuk seperti Kediri, mengingat sudah pernah ke Malang sebelumnya.

Lalu dimanakah aku akan tinggal di kota ini?.

Setelah blogwalking dan mencari informasi tentang Kediri, aku menemukan tulisan ini 22 Informasi Dasar Tentang Kampung Inggris. Well, Interesting!. Ternyata kota Pare di Kediri sudah dikenal sebagai kampung inggris. Ada banyak sekali tempat untuk belajar bahasa Inggris dari level pemula sampai profesional. Bahkan ada juga camp english area & kost english area dengan harga yang terjangkau, seriusan nih?.

Aku tertarik untuk tinggal di daerah ini dan melihat aktivitas warga dikota Pare, membayangkan mereka cas-cis-cus in english membuatku senyum senyum sendiri di depan laptop.

Karena bulan Juni sudah memasuki bulan Ramdhan, maka aku akan tinggal di kota Bandung untuk ibadah puasa bersama orang tuaku. Dan sepertinya aku berencana untuk tinggal di kota Pare Kediri mulai bulan Juli sampai September mendatang. Akupun harus memutar otak mencari penghasilan tambahan untuk bekal di Dubai nanti, siapa tau di Pare ada kesempatan freelance atau mungkin jodoh :D.

Ada yang pernah tinggal di Pare Kediri?, Komentar kamu pasti ngebantu banget!.

Advertisements

18 Replies to “Ingin tinggal di Pare – Kediri”

      1. Kamuuu bener-bener kereeen Mas πŸ˜€ hihihi

        Eng… kata kakakku sih ya disana dilatih meng-inggris-kan diri banget mas πŸ˜€ wkkwkt tapi bahayanya… kan disana tidur dan hidup dipondokan gitu tuh, nah, kakakku pernah ketularan herpes gitu ._. jadi pas dia balik ke Jogja, herpes itu nyebar -_- huft. Tapi Alhamdulillah segera sembuh dong :))

        Intinya sih gitu πŸ™‚

        Like

  1. Wah aku kayanya gak punya keberanian untuk tinggal jauh gitu tanpa ada keluarga atau sodara satupun. Mas Wahsur hebaaat! Dan itu semoga ke Dubai – negara yang bangunan nya aduhai – diberi kelancarans~

    Like

      1. Saya kesana tahun lalu. Cuma dua minggu, sambil kursus. Kalo ga salah uang kos buat 2 minggu sekitar 200rb. Kira2 sejutaan. Sy krng yakin soalnya sy habis itu masih lanjut traveling jd ke-mix gitu expense nya

        Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s