SNICKOPHOBHIA – Phobia Underwear and Bra. Ada ya???

Hanya tersisa 7 hari lagi menghadapi open recruitment salah satu maskapai yang ada di timur tengah. Selain mempersiapkan foto yang bagus, cv mudah untuk dipahami, berlatih kemampuan bahasa dan menjaga kesehatan; aku harus mencari rompi untuk daleman jas. Semoga saja tidak terlalu mahal dan ada produk yang sesuai di badan.

Di Bandung aku dapat mencari produk fashion apapun tentunya dengan harga yang terjangkau, karena waktu yang terbatas, maka aku meminta bantuan si Minceu Minceu, eh.. Mischa adalah teman yang fashionable yang selalu ada untuk “ngubek-ngubek” factory outlet di Bandung. Kami mencari dari daerah Sukajadi sampai Cibaduyut tapi tidak ada yang sesuai dengan dompet harapan. Akhirnya kami berdua ke RE.Martadinata-Riau. Minceu mengantar ke salah satu factory outlet di dekat kantor pos.

Jas, shirt, t-shirt, polo, kemeja, pakaian pria dan wanita di dipamerkan dengan rapi di-fo ini. Aku menggeser-geser hanger, melihat-lihat apakah ada t-shirt yang ukurannya pas denganku.

Geser kanan, geser kiri, lihat motif, pasang wajah pura-pura tertarik, lihat label harga kemudian nggak jadi beli. Hahahaha, normal kok 😀

Ketika telah selesai membeli jas yang cukup murah dan bagus, aku dan minceu mencari-cari dasi dengan motif sederhana. Sejenak aku melihat wajah Minceu yang tiba-tiba pucat dan sedikit ketakutan.

 

“Minceu, kenapa lo?. Nggak nyaman banget kayaknya?”

“Jelaslah gue nggak nyaman, pindah lah dari sini!”, bujuknya.

“Apaan sih, nggak jelas banget. Bantu gue cari dasi bentar lah ceu.”

“Nih-nih yang ini bagus, yuk kita cari makan!”

“Wait-wait-wait, what’s wrong?. You saw your -ex here?”

“Nggak. Gue nggak suka lihat bra sama underwear renda-renda di sini.”, mimik muka minceu masih terlihat ketakutan bercampur rasa malu.

Tepat di samping manequin jas pria, di tumpuk beragam underwear wanita dan bra berbagai merk.

Phobia Bra & Underwear.
Phobia Bra & Underwear.

“O, okay. What’s the matter with ‘em?”, tanyaku heran.

“Wahyu listen to me!, I hate bra and those underwear. They’re as disgusting as cockroach!”

“Ah, aneh lo Mis. Beneran?”

“Iya, gue serius. Kan lu udah dapet rompi & dasinya, kita balik aja atau cari makan.”

“Okay”, aku kasihan melihat dia yang sedikit berkeringat ketakutan.

Aku kabulkan keinginannya keluar dari sini dan kami menuju rumah makan MisBar-Gerimis Bubar tidak jauh dari tempatku membeli rompi jas. Rasa ingin tahu muncul ketika Minceu ketakutan melihat underwear & bra. Ada ya, rasa takut ketika melihat underwear & bra?!. Hmmmm… unik.

Underwear yang sudah dikenal sejak zaman Fir’aun yang berfungsi untuk menutupi sebagian tubuh untuk menjaga kebersihan ini apakah dapat menimbulkan rasa takut? Sebenarnya darimanakah rasa takut itu?. Apakah mungkin ketakutan tersebut berhubungan dengan sesuatu yang ada di dalam pikirannya atau juga masa lalunya?.

 

“Jadi, kenapa lu takut bra sama celana dalam?”.

“Gini Yu, gue mau cerita tapi jangan ketawa ya”.

“I cross my heart”. Janji.

“Kejadiannya mungkin waktu umur 5 tahun, dulu keluarga kami baru punya mesin cuci. Abis selesai nyuci, mama menyuruhku angkat ember yang isinya baju siap dijemur.”

“Then?”

“Nah di ember tersebut ada baju, underwear renda-renda & bra. Dulu, gue pikir bra itu topi kelinci. Ketika mau coba ambil bra dan bertanya ke mama, ada tiga ekor kecoa yang keluar dari balik bra.”

Aku tersenyum kecut menahan ketawa tapi janji harus ditepati untuk tidak tertawa sama sekali.

“Gila Yu, kecoa yang gede-gede itu merayap dari tangan sampe ke leher gue. Yang gue inget sih waktu itu gue nangis teriak-teriak, mama gue juga jerit-jerit ketakutan nggak nolongin gue.”

“That’s terrible!”. Sumpah detik itu juga perutku sakit menahan ketawa membayangkan mereka berdua menjerit-jerit histeris ketakutan melihat kecoa.

“Sampai sekarang, gue masih bingung. Itu kecoa datang darimana, kenapa sembunyi di balik bra dan bisa-bisanya merayap ke gue”.

“Berarti lu takutnya sama kecoa dong, bukan sama bra?”

“Gue takut sama bra melebihi kecoa. Yang ada di benak gue adalah, dibalik bra yang tertutup ada kecoa yang besar-besar”

“Hahahahaha, parah lu!!!!”

“Terus, kalo lu nanti nikah gimana. Lu malah takut sama istri lu nanti?”

“Bisa pakai lingerie transparan atau jangan pakai apa-apa. Gampang kan, nggak perlu repot buka-buka.”

“Damn, you fuck**g dirty mind!” 😀

Kasihan si Minceu eh, Mischa. Wajah gagah keturunan Philipina tapi takut setengah mati sama bra & underwear. Konyol. Seandainya dua puluh tahun lalu ia tidak membantu ibunya, pasti ia tidak akan ketakutan dengan benda-benda tersebut.

Pengalaman buruk akan masa lalu biasanya merefleksikan rasa terhadap diri sendiri dan kemampuan untuk menangani rasa takut itu sendiri di masa depan. Semakin kita meyakini sebuah benda itu menakutkan, maka akan menjadi sangat menakutkan untuk kita.

In one aspect, yes, I believe in ghosts or cockroach :D, but we create them. We haunt ourselves with our fear.

Advertisements

26 Replies to “SNICKOPHOBHIA – Phobia Underwear and Bra. Ada ya???”

  1. Hahaha ini lucu banget ceritanya
    tapi memang sih banyak juga orang2 yang terkena phobia yang aneh-aneh
    kayak temen saya ada yang kena phobia sama jaket kulit

    Like

  2. baca postingan ini sama temen kamer. temen saya langsung ketawa, katanya, “yang kena phobia ini org bodoh. org gila aja seneng sama yang begituan”. hahahah ada2 aja 😀

    Like

  3. Ini phobia aneh. Coba bayangin klo punya istri tapi nggak boleh pake bra dan underwear? Ha ha ha……. Mungkin istrinya bakal mikir suaminya punya kelainan.

    Like

  4. adududuh, kasihan banget. Saya bisa paham sih. Sama kayak saya yang phobia sama ikan mateng. Sekarang sih mending, ngelihat ikan mateng masih biasa aja bisa makan yang lain. Dulu kalo lihat ikan mateng di meja yang sama ama makanan yang lain saya gak bisa makan. Kalo dipaksa pasti muntah. Padahal beda piring, beda wadah, beda cara masaknya. Sekarang cuma gak bisa makan ikan mateng doang. Tapi sushi mentah-mentah gitu suka. Haha. 😀

    Like

    1. Mas dani, teman saya ada yg pobia pepaya sana timun. Padahal beda piring, kalau lihat itu langsung muntah.

      Ada ada aja ya penyakitnya?
      Mas nggak pobia underwear kan?, hehehe

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s