Basic Selling Skills for Frontliner???

 

Akhir bulan Februari selama seminggu penuh, saya berangkat ke Jakarta untuk mengikuti pelatihan Selling Skills. Semua kawan seprofesi dari seluruh Indonesia datang dan berkumpul di kawasan CBD kuningan Jakarta. Berkumpul seperti ini sangat saya nantikan karena bisa menginap di hotel mewah bertemu dan berbagi cerita dengan teman seperjuangan yang ada di berbagai daerah :D.

Yang ingin aku tanyakan adalah, kenapa harus mendapatkan pelatihan Selling Skills?? Padahal job description kami sudah jelas sebagai frontliner. Kalau ada promosi untuk menjadi keluarga di departemen pemasaran, i’d prefer saying -nah-no-nevah- jujur karena pernah trauma sebagai tenaga pemasaran.

Training kali ini mebuka secercah harapan untuk menjadi tenaga penjual handal yang tidak berorientasi pada produk yang dijual, tapi pada calon pembeli. Aku berterima kasih kepada MarkPlus Institute yang memberikan pelatihan yang sangat bermanfaat untuk kami semua. Jujur, ilmu yang telah mereka berikan sungguh bermanfaat, cara mengajarkanya pun sungguh berbeda. Start form 8am until 5.30pm, and I wasn’t bored at all. Seriously.

Mereka menyampaikan kesalahan yang acapkali dilakukan dalam melakukan penjualan, seperti:

  1. Tidak memikirkan kepentingan orang lain
  2. Tidak memahami manfaat produk bagi nasabah
  3. Takut terhadap target
  4. Tidak memiliki motivasi yang baik dalam menjual, tidak adanya reward & consequence setelah target tercapai.
  5. Tidak memiliki rencana penjualan-salescript, dan kurangnya pemahaman pada prospek.
  6. Tidak dapat berkomunikasi yang baik kepada nasabah.

Mungkin hal-hal diatas yang menyebabkan aku resign dari pekerjaan yang lama. Padahal apabila digeluti secara serius, menjadi tenaga penjual adalah pekerjaan yang membuat kita cepat kaya. Kita bisa mengenal banyak orang, mendapat insentif, dinamis, kepuasan mencapai target dan jenjang karir yang lebih cepat.

Dengan adanya paradigma baru terhadap penjualan, kita belajar bagaimana pentinganya fokus kepada prospek, perlunya mendengar prospek, dan bagaimana agar nasabah puas setelah membeli produk dari kita. Ini bertentangan dengan beberapa buku yang saya baca yang menitik beratkan penjualan kepada produk, bukan prospek.

Di hari pertama kita sudah mempelajari bahwa tenaga penjual harus ada sepanjang customer path dari pre-sales sampai after sales. Mempelajari dengan sungguh sungguh Prospecting, Approaching (mendapatkan perhatian), Probing & Sales Presentation, Handling Objection, Closing & terakhir Maintaining Client.

Kemudian kita mempelajari keys succes yang baik dalam penjualan seperti personal grooming, intelectuality, sociability, emotionality, personality & moral abality. Selain kemampuan dalam penjualan, kitapun harus berpikir positif untuk setiap hambatan yang terjadi.

Pemikiran positif menghasilkan tingkah laku positif juga kan?, “Once you replace negative thoughts with positive ones, you’ll start having positive results.”, semua ada di mindset kita.

Aku pun mendapatkan sedikit ulasan tentang ilmu komunikasi seperti komunikasi verbal, non verbal & effective listening. The most important thing in communication is hearing what isn’t said, right?. I agree.

Sekelebat pengalaman kurang baik terlintas di kepala, pengalaman ketika menjadi tenaga penjual yang selalu ditolak. Entah trauma atau apa, yang jelas aku tidak ingin menjadi tenaga penjual lagi. Tapi setelah mendapatkan pelatihan ini, ada sedikit hasrat untuk terjun menjadi tenaga penjual. Ya.. Semoga saja ini keputusan yang baik dan apabila ada promosi di tempat kerja, mungkin aku akan terjun sebagai tenaga penjual.

Kalau nggak achieve taget?, mungkin mutasi 😀 😀 😀

Advertisements

6 Replies to “Basic Selling Skills for Frontliner???”

  1. Tiba-tiba merasa dilemparkan ke masa sepuluh tahunan lalu waktu mulai menghadapi nasabah. Yang selalu ditanamkan adalah menjual berarti memahami kebutuhan nasabah dan memberikan produk yang tepat. Bukan menjelaskan semua produk yang kita punya. Huehehehe.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s