Yang Paling Sulit Dimengerti adalah Perempuan

Februari adalah bulan yang sangat melelahkan. Sebenarnya, kesibukan sudah terlihat di akhir Januari karena ada banyak hal yang harus dilakukan dan diraih. Manusia hanya bisa berusaha sebaik mungkin dalam berbagai hal, dengan berdoa dan berusaha sungguh-sungguh maka hal yang kita inginkan pasti terwujud.

Awalnya blog ini akan diisi dengan review makanan, buku, traveling, psikologi populer dengan frekuensi posting 2 kali seminggu, tapi kenyatannya tidak demikan. Harus lebih banyak berlatih dan dari sekarang, harus dan wajib negosiasi ulang dengan kesibukan dan konsisten pada konten.

Beberapa kota yang saya kunjungi belakangan menjadi penghalang untuk menulis (sebetulnya bisa nulis di smartphone, tapi nggak nyaman) dengan kunjungan ke berbagai tempat yang melelahkan dan tidak sempat menulis karena sampai hotel langsung tidur.

Ada satu novel yang menemani aku wara-wiri ke berbagai daerah, novel ini menemani rasa bosan dan kantuk di perjalanan.

Yang Sulit Dimengerti Adalah Perempuan
Yang Sulit Dimengerti Adalah Perempuan

Novel karya Fitriawan Umar – Yang Paling Dimengerti Adalah Perempuan

Suka banget novel ini, kenapa?

Novel ini berkisah tentang seorang mahasiswa teknik sipil bernama Renja yang menaruh hati pada teman semasa kecilnya Adel. Membaca novel ini membawa saya ke tahun 90 sampai awal 2000-an. Masih ingatkah dengan kasus bank century?, dulu saya sempat ikut-ikutan demo sewaktu masih kuliah, sama seperti Renja.

Masa-masa yang sangat menyenangkan, di-bully senior sewaktu masih junior dan nge-bully junior karena sudah sedikit senior, tinggal di kos-kosan yang alakadarnya, teman-teman yang setia selama di kos, sahabat terbaik selama kuliah dan Yang Sulit Dimengerti Adalah Perempuan.

Dengan kota Makassar sebagai latar lokasi, novel ini sungguh menarik untuk dibaca. Aku jadi tahu beberapa daerah dan mengerti istilah-istilah yang ada di Makassar, seperti pete-pete yang artinya angkot. Tempat wisata yang indah dan menarik pun diulas secara rinci di novel ini, pantai Akkarena contohnya.

baca juga: Pallu Basa Srigala – khas Makassar

Banyak hal yang saya pelajari di novel ini, contohnya persahabatan Renja dan Rustang. Rustang si muka persegi menjadi sahabat setia untuk Renja, banyak hal terjadi selama mereka kuliah. Dan karena kekacauan yang dibuat Renja, Rustang harus menerima akibat yang menyedihkan. Betapa beruntungnya Renja, karena memiliki sahabat berhati emas dengan muka persegi dengan bonus volume suara yang sulit dikontrol. Mungkin ini sudah bawaan genetik ya, saya punya teman dari Makassar dan ia memiliki suara yang sangat lantang hehehehe.

Yang terpenting dari novel ini adalah kita harus lebih peka dengan apa yang di katakan dan dilakukan seorang perempuan. Okay, itu memang sulit tapi bisa kita latih. Sebelum mendekati seorang perempuan, kita pun harus tahu apakah ia sudah bisa berdamai dengan masa lalunya atau belum. Dan kita harus mengerti, apakah ia mendekati pria lain sebagai pelarian atau bukan.

Novel ini harus dibaca, banyak pesan-pesan yang bisa kita petik darinya.

Two thumbs up.

Jadi kangen jaman kuliah dulu.

Advertisements

8 Replies to “Yang Paling Sulit Dimengerti adalah Perempuan”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s