Baram – Liquor from Palangkaraya

Kalimatan Tengah dengan ibukota Palangkaraya ini, merupakan kota yang tepat berada di tengah Indonesia. Propinsi dengan hutan gambut terbesar dan sungai terbanyak di Indonesia ini, membuatnya menjadi propinsi dengan sumber daya alam yang melimpah.

Bertugas di Palangkaraya adalah hal yang tidak pernah saya duga. Ini adalah kota yang damai, tidak ada macet sama sekali. Mungkin kota ini sudah berhenti beraktivitas pukul 9 malam. Malampun aku lewati dengan kesunyian, bintang-bintang terlihat jelas dan udara segar bercampur aroma gambut.

Tapi sungguh disayangkan, tahun 2015 lalu. Kota ini ditutupi asap tebal kebakaran hutan, dan pemerintah melakukan evakuasi warga ke kota terdekat. Hal ini tidak lepas dari cara pembukaan lahan oleh perusahaan sawit ataupun perkebunan rakyat dengan cara membakar laha. Memang benar, membakar lahan adalah hal yang cepat, murah dan membuat tanah lebih subur – tapi berakibat pada polusi udara yang dihasilkan. Tak tanggung-tanggung, Inonesia mengimpor asap ke negara-negara tetangga. Semoga kebakaran lahan tidak terulang di tahun ini dan tahun-tahun berikutnya.

Tidak jauh berbeda dengan Banjarmasin, kebanyakan kuliner yang ada di Palangkaraya adalah ikan air tawar. Tapi ada satu makanan khas Palangkaraya yaitu Juhu Singkah atau Sayur Rotan yang sudah saya coba, dan cukup gurih rasanya. Kali ini saya tidak akan mengulas Juhu Singkah, tapi minuman khas Palangkaraya yaitu Baram.

Indonesia negeri yang kaya akan kuliner baik makanan dan minuman. Negara lain mempunyai minuman seperti wine yang mengandung alkohol hadir di setiap pertemuan sosial. Di Jepang dengan Sake, Russia dengan vodka dan mexico dengan tequilla. Indonesia sendiri ternyata memiliki Liquor asli di masing masing daerah, salah satunya di Kalimantan Tengah ada minuman yang namanya BARAM.

Dari hotel tempat saya menginap di Jl. Tjilik Riwut, saya memburu minuman ini ke salah satu mall di bundaran besar Palangkaraya.

Baram - Traditional Liquor, Palangkaraya
Baram – Traditional Liquor, Palangkaraya

Sebenarnya Baram adalah minuman beralkohol yang disajikan pada perhelatan pencucian tulang belulang keluarga yang sudah meninggal, tapi Baram dapat disajikan dengan kadar alkohol yang lebih ringan dan disajikan di tempat-tempat nongkrong. Baram sendiri berbentuk cair, mengandung gula dan asam organik yang telah melalui proses fermentasi. Di beberapa tempat Baram disajikan dengan sari buah yang lebih segar. Dengan kadar alkohol yang lebih rendah, setelah dicicipi minuman ini mirip seperti Mojito

Bahan pembuatan Baram terbuat dari beras ketan putih, enau, nila dan ragi kemudian melalui tahapan frementasi yang dianggap penting dalam proses pembuatannya. Proses itu menjadikan beras ketan membentuk tape, kemudian ditempat ditempat khusus  dan akan didiamkan sehingga air ketan akan berbentuk cairan bening berwarna putih keruh. Kemudian ditambahkan berbagai rempah rempah seperti kayu manis, lengkuas dan adas. Semakin lama disimpan, kadar alkohol baram semakin tinggi dan semakin manis.

Baram - Traditional Liquor, Palangkaraya
Baram – Traditional Liquor, Palangkaraya

 

Liquor asli Indonesia yang lain yakni Tuak (di Maluku namanya  Sop).Tidak jauh berbeda dengan Baram, Brem dari Bali, minuman ini juga merupakan hasil frementasi hingga menjadi minuman. Biasanya bahan pembuatan tuak dan brem diamabil dari cairan tanaman seperti Nira dari pohon kelapa atau Aren, juga leggen dari pohon siwalan. Di Minahasa kita bisa menemukan cap tikus. liquor ini hasil dari penyulingan enau dengan perebusan cengkih dan pala.

Indoensia negeri yang besar dan kaya dengan liquor tidak kalah dengan negara lain, banggalah menjadi warga Indonesia.

Baram  is real and this thing is very good. Drink wisely actually reduce tour stress level and make you happy. lol.

Advertisements

2 Replies to “Baram – Liquor from Palangkaraya”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s