Gendar Pecel – Wonogiri

Sudah lama rasanya tidak berkunjung ke rumah nenek di Tirtomoyo, tepatnya di kabupaten Wonogiri-Jawa Tengah. Aku terlahir dari “bibit” unggul Jawa tulen :D. Wajahku memang tidak terlihat seperti orang Jawa kebanyakan, banyak yang bilang malah mirip seperti orang Padang. Tak heran apabila ada tugas ke Padang, beberapa penumpang berusaha untuk berbicara dengan bahasa mereka.

Tidak sulit untuk mencapai kota Solo, berbagai moda transportasi tersedia dari pesawat, kereta hingga bus akap. Untuk mencapai Wonogiri, aku beserta keluarga naik pesawat ke kota Solo dan dilanjutkan perjalanan darat menggunakan mobil.

Ada tida rute yang biasa dilewati untuk bisa sampai ke kota Wonogiri, kita bisa mengambil Jalan Raya Manyaran, Jalan Raya Solo-Wonogiri dan Jalan Raya Solo-Wonogiri via Pracimantoro. Kabupaten Wonogiri adalah kabupaten dengan tanah kapur berbatu, di kanan dan kiri jalan hanya terlihat rerumputan yang telah berubah cokelat keemasan merindukan datangnya air. Pemandangan serupa pernah saya temui ketika berada di Kupang-NTT. Suasana yang gerah namun tidak membuat hati penat. Kami sekeluarga memilih Jalan Raya Solo-Wonogiri via Pracimantoro untuk sampai ke Wonogiri. Perjalanan berkelok-kelok dihiasi rumput yang mengering,  pohon yang sudah kehilangan dahannya dan Waduk Gajah Mungkur selalu memamerkan air yang sangat banyak  membuat suasana perjalanan kian menarik.

Desa Tirtomoyo - Wonogiri
Desa Tirtomoyo – Wonogiri

Desa Tirtomoyo tidak terlalu besar dan tidak seramai kota-kota di sekitar Solo lainnya, hanya ada satu pasar dan beberapa minibus sebagai sarana transportasi ke kota Solo dan Pacitan. Jalanan aspal yang seadanya ini menuntunku ke rumah nenek.

Suasana hangat dan keramah tamahan warganya masih terasa kental, senyum dan cara mereka menyapa dengan ramahnya kepada kami yang belum tentu mereka mengenal kami sekeluarga. Ingin rasanya membasahi tubuh dengan air segar, tapi rasanya itu membutuhkan perjuangan yang keras karena sumur sebagai sumber air rumah tangga disini agak dalam. Ya…sekitar 700meter lebih dalamnya, tak apalah menimba air adalah olahraga yang mengasyikan bukan?.

Setelah membersihkan diri, kami mengobrol dengan anggota keluarga lain di ruang tamu dengan ornamen ukiran di setiap perabotannya. Patung kayu jati berdiri kokoh di setiap sudut ruangan, pintu besar dengan ukiran khas jawa kuno dan grandfather’s clock warisan Belanda sebagai penunjuk waktu satu-satunya di rumah ini membuat suasna rumah seperti kembali ke jaman pra-kemerdekaan republik Indonesia.

Banyak hidangan yang belum pernah saya lihat sudah tersedia di ruang makan utama. Nenek menyajikan makanan yang belum pernah aku lihat sebelumnya. Memang benar, ini adalah pecel. Tapi penyajian pecel seperti ini agak asing. Nenek bilang ini adalah Gendar Pecel, makanan khas Wonogiri yang jarang sekali ditemui.

Kuliner Indonesia - Pecel Gendar Wonogiri
Kuliner Indonesia – Pecel Gendar Wonogiri

Gendar Pecel tidak jauh berbeda dengan Pecel pada umumnya dengan bumbu kacang dengan rasa pedas. Gendar (Gaplek) sendiri pengganti nasi, gendar terbuat dari nasi yang telah dicampur dengan ragi dan dikukus, untuk pembuatannya sendiri saya kurang memahaminya karena nenek menjelaskan dengan bahasa indonesia bercampur jawa.

Kuliner Indonesia - Pecel Gendar Wonogiri
Kuliner Indonesia – Pecel Gendar Wonogiri

Pecel Gendar sendiri disajikan dengan campuran daun singkong, daun pepaya, kemangi, bisa juga diganti dengan daun bayam. Sajian ini kian menggugah dengan tempe goreng yang sudah di fermentasi di daun jati sebelumnya dan pecel disiram dengan saus kacang yang pedas manis. Kecambah kacang hijau dan kecambah kedelai membuat hidangan ini kian kaya rasa dan tekstur. Yang pasti, makanan ini sehat dan menyehatkan.

Kuliner Indonesia - Pecel Gendar Wonogiri
Kuliner Indonesia – Pecel Gendar Wonogiri

Kuliner Indonesia yang satu ini sudah makin jarang untuk ditemui, jika mengunjungi kota Solo dan Wonogiri ada beberapa kedai makanan yang menjual Pecel Gendar.

Pecel Gendar is real and this thing is delicious. Eat delicious food actually reduce your stress levels. lol

Advertisements

One Reply to “Gendar Pecel – Wonogiri”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s